Sisijabar.com | Subang - Turut mensukseskan program Pemerintah terkait bebas stunting tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, sambangi anak stunting di Desa Palasari Kecamatan Ciater Subang, Jumat (7/10/2022)
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes, didampingi Kepala UPTD Puskesmas Palasari langsung menyerahkan bantuan makanan tambahan bergizi kepada belasan anak stunting di wilayah Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi mengatakan bahwa, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Palasari dan Pemerintah Desa Palasari untuk kedua kalinya menyerahkan makanan tambahan bergizi kepada anak stunting.
"Hari ini kita memasuki bulan ke dua, sebelumnya mereka ini untuk pertumbuhan berat badan dan tinggi badannya dirasa kurang sesuai begitu pun dengan umurnya yang seharusnya sudah bertambah, namun seperti yang kirang atau tidak ada peningkatan. Makanya, kami beri makanan tambahan bergizi kepada anak-anak tersebut selama tiga bulan, September, Oktober dan November," ujar Maxi.
Selanjutnya, Maxi juga menambahkan bahwa, di bulan ke tiga yaitu bulan Nopember nanti, kami akan evaluasi terkait pertumbuhan berat badan dan tinggi badan anak-anak ini berubah atau tidaknya setelah diberi makanan tambahan bergizi kepada 18 anak stunting di Desa Palasari Ciater Subang, tentunya dengan anggaran bukan dari APBD Kabupaten Subang.
"Anggaran pemberian bantuan makanan tambahan bergizi ini, hasil kumpulan uang jajan teman-teman Dinas Kesehatan Kabupaten Subang yang memasuki bulan ke dua, disumbangkan kepada anak-anak stunting yang berada di Desa Palasari," ungkap dr. Maxi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.
Sementara Maxi juga berharap, dengan adanya pemberian bantuan makanan tambahan bergizi ini dapat disukai dan tepat sasaran kepada anak-anak stunting, hal tersebut supaya yang diberikan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh anak-anak stunting, sehingga hasilnya positif saat evaluasi tiga bulannya.
"Stunting merupakan isu sangat penting karena sebagai orangtua bertanggungjawab terhadap generasi muda yang supaya menjadi generasi muda yang kuat, sehat dan bermutu," jelas dr. Maxi
Sementara salah satu orangtua anak stunting, Sinta (24), mengatakan bahwa, pembagian makanan gizi tambahan ini sangat bermanfaat, dan tentunya bantuan dari tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.
"Alhamdulillah di bulan kedua ini, saya dapat bantuan makanan gizi kembali dari Dinas Kesehatan, dan Alhamdulillah juga anak saya sudah ada perkembangan untuk berat badannya, sebelumnya memang susah sekali anak saya untuk makan," ucap Sinta ibu dari anak stanting Salma.
Selanjutnya, Sinta juga berterima kasih kepada Dinas Kesehatan bersama jajarannya, yang telah memberikan bantuan makanan Tambahan Gizi untuk anaknya.
"Saya sangat berterimakasih dengan adanya bantuan Makanan Tambahan gizi ini, anak saya dapat bertambah berat badan nya, dan tentunya ini sangat bermanfaat sekali bagi kami para orang tua yang anaknya memang stunting," pungkas Sinta. (Wan)

