![]() |
| Foto:Instagram Taqi Malik |
Sisijabar.com | Foundernya Reza Paten dan beberapa artis ibukota diantaranya Atta Halilintar, Taqi Malik dan Kevin Aprilio dilaporkan oleh para korban investasi bodong ke Bareskrom Polri.
Dengan korban sekitar 230 orang, kerugian dari aktifitas tersebut ditaksir mencapai Rp 28 Miliar. Kepolisian juga kabarnya akan memanggil para terlapor tersebut diatas.
Menanggapi hal tersebut, Taqi Malik langsung angkat bicara dan meluruskan informasi yang beredar melalui Instagram pribadinya.
Menanggapi hal tersebut, Taqi Malik langsung angkat bicara dan meluruskan informasi yang beredar melalui Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Taqi mengatakan dirinya tak tahu menahu sama sekali terkait investasi tersebut dan juga Net89. Berikut klarifikasi Taqi Malik:
“Melihat banyak sekali berita yang beredar di media, saya rasa perlu meluruskan berita yang tidak sesuai dengan fakta yang ada, seakan-akan saya yang bermain trading. Padahal saya tidak tahu menahu apa itu Net89 dan terkait industri trading lainnya. Mengenai uang yang saya terima, itu adalah murni uang lelang sepeda brompton saya,”
“Saat lelang sepeda itu diposting di Instagram dan terbuka, siapa saja boleh ngebid dan akan dipilih pemenang yang ngebid paling tinggi. Saat itu, banyak yang ngebid. Yang bid tertinggi dimenangkan Mas Reza Paten. Mana mungkin saat nerima uang itu saya bertanya ‘Uangnya dari mana?’ ‘Halal atau tidak?’ Jadi begitu ya teman-teman, semoga informasi ini jelas dan dapat diluruskan, Terima kasih,” tulis Taqi Malik mneluruskan informasi.
Kevin Aprilio juga sempat melakukan klarifikasi atas laporan tersebut yang menyeret namanya dalam pusaran investasi robot trading Net89.
“Jadi perihal di tengah-tengah perjalanan terjadi sebuah scam/ perusahaan gagal bayar saya tidak mengetahui apa-apa soal itu. Saya juga tidak pernah menerima transferan dari anggota Net89,” jelas Kevin.
“Melihat banyak sekali berita yang beredar di media, saya rasa perlu meluruskan berita yang tidak sesuai dengan fakta yang ada, seakan-akan saya yang bermain trading. Padahal saya tidak tahu menahu apa itu Net89 dan terkait industri trading lainnya. Mengenai uang yang saya terima, itu adalah murni uang lelang sepeda brompton saya,”
“Saat lelang sepeda itu diposting di Instagram dan terbuka, siapa saja boleh ngebid dan akan dipilih pemenang yang ngebid paling tinggi. Saat itu, banyak yang ngebid. Yang bid tertinggi dimenangkan Mas Reza Paten. Mana mungkin saat nerima uang itu saya bertanya ‘Uangnya dari mana?’ ‘Halal atau tidak?’ Jadi begitu ya teman-teman, semoga informasi ini jelas dan dapat diluruskan, Terima kasih,” tulis Taqi Malik mneluruskan informasi.
Kevin Aprilio juga sempat melakukan klarifikasi atas laporan tersebut yang menyeret namanya dalam pusaran investasi robot trading Net89.
“Jadi perihal di tengah-tengah perjalanan terjadi sebuah scam/ perusahaan gagal bayar saya tidak mengetahui apa-apa soal itu. Saya juga tidak pernah menerima transferan dari anggota Net89,” jelas Kevin.

.jpg)