Sisijabar.com | Cianjur - Usai merampok dan perkosa seorang ibu muda, RB seorang pemuda asal Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat diringkus petugas kepolisian Cianjur.
Dalam melakukan aksinya, pelaku nekat merampk dan menodongkan senjata tajam agar korban mau menuruti nafsu bejatnya.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, mengatakan tersangka awalnya melakukan aksi pencurian di salah satu rumah di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku dengan mencongkel jendela rumah.
"Pelaku melakukan aksinya pada pukul 01.00 Wib, ketika kondisi lingkungan rumah korban sepi," katanya.
Doni menjelaskan, pelaku memasuki setiap ruangan di rumah dan akhirnya masuk ke kamar korban untuk mengambil sebuah handphone yang tergeletak di samping koban yang tengah terlelap tidur.
Menurut Doni pemuda tersebut sehari-harinya menganggur. Adapun tujuan awalnya pelaku, melakukan perampokan hanya mengambil barang-barang berharga di rumah korban.
“Yang diambil pelaku yakni handpohone,” ujar Doni, Jumat (7/10/22).
Namun usai mengambil handphone, pelaku melihat korban yang tertidur dari situlah nafsu bejatnya timbul.
"Tersangka langsung memaksa korban untuk melayani nafsunya dengan menodongkan senjata tajam berupa golok," katanya.
Korban merasa ketakutan pun terpaksa merelakan tubuhnya digagahi pelaku yang membawa senjata tajam.
“Usai memerkosa korban, pelaku langsung kabur dengan membawa handphone korban,” ungkapnya.
Mendapat laporan, pelaku pun berhasil ditangkap di rumahnya beberapa hari setelah kejadian.
Atas perbuatannya pelaku dijerak dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan.
“Tersangka RS terancam kurungan 9 tahun penjara,” ucap dia.
Sementara itu, RS mengaku mencuri handphone untuk digunakan sehari-hari, sebab dirinya tidak memiliki handphone. Terkait aksi pemerkosaan, RS mengungkapkan jika dirinya tergoda usai melihat korban yang tertidur.
“HP buat dipakai sendiri, kan tidak punya HP. Kalau memerkosa karena nafsu melihat korban yang tidur, (korban) masih muda juga. Saya paksa dengan ditodong pakai golok dan saya bekap mulutnya agar tidak teriak,” tuturnya.
Sementara itu, RS mengaku mencuri handphone untuk digunakan sehari-hari, sebab dirinya tidak memiliki handphone. Terkait aksi pemerkosaan, RS mengungkapkan jika dirinya tergoda usai melihat korban yang tertidur.
“HP buat dipakai sendiri, kan tidak punya HP. Kalau memerkosa karena nafsu melihat korban yang tidur, (korban) masih muda juga. Saya paksa dengan ditodong pakai golok dan saya bekap mulutnya agar tidak teriak,” tuturnya.

