Terkait Korupsi Formula E di DKI Jakarta Anies Baswedan Jadi Tersangka, KPK: Saya Sampaikan di Sini Tidak Benar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Sisijabar.com |
Kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak benar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditetapkan sebagai tersangka.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, ketika menjawab pertanyaan soal isu Anies disebut sebagai tersangka kasus Formula E.

"Saya sampaikan di sini tidak benar," katanya, beberapa hari lalu di Jakarta.

Berdarnya isu tersebut, KPK memastikan kasus Formula E saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Belum ada penetapan tersangka atau peningkatan status dari proses penyelidikan-penyidikan untuk kasus Formula E," kata Alex.

Diketahui sebelumnya, Anies memenuhi panggilan tim penyelidik KPK pada Rabu (7/9) untuk dimintai keterangan terkait dengan penyelenggaraan Formula E yang telah digelar pada Juni 2022 lalu.

"Tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan. Insya Allah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang sehingga isu yang sedang di dalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," ucap Anies pada saat itu.

Meski demikian, Anies enggan merinci lebih lanjut apa yang telah diklarifikasi oleh penyelidik KPK. Ia hanya menyampaikan senang kembali dapat membantu KPK.

"Saya ingin sampaikan senang sekali bisa kembali membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK bahkan sebelum ketika bertugas di pemerintahan. Ketika kami bertugas di kampus kami menjadikan mata kuliah antikorupsi menjadi mata kuliah wajib dan satu-satunya kampus yang menjadikan itu mata kuliah wajib," bebernya.

Anies menjelaskan, saat bertugas di Pemprov DKI Jakarta pun pihaknya juga telah membentuk komisi pencegahan korupsi ibu kota untuk membantu dalam pencegahan korupsi.

"Hari ini, benar yang bersangkutan sudah hadir. Kami tentu hargai atas kehadirannya di Gedung Merah Putih KPK memenuhi undangan tim penyelidik dalam rangka permintaan keterangan dan klarifikasi dimaksud," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri pada Rabu (7/9).

Dalam hal ini, KPK tidak dapat menyampaikan materi permintaan keterangan terhadap Anies tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan. (***)


Editor: David