Tengku Zanzabela Desak Najwa Shihab Minta Maaf, Pernyataan Lama Kapolri Ini Bisa Bikin Sabahabat Polisi Bungkam?

Kolase: Najwa Shihab - Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Indonesia, Tengku Zanzabela 

Sisijabar.com |
Sahabat Polisi Indonesia mendesak 
Jurnalis senior Najwa Shihab untuk melakukan permohonan maaf kepada polisi. 

Hal itu menyikapi soal pernyataan dan kritik Najwa pada institusi polisi dan gaya hidup polisi yang hedon.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi Indonesia, Tengku Zanzabela

"Coba lah hidup bersama dengan kondisi Polri lebih lama lagi. Pelajari dan cermati apa yang ada sebenarnya teliti secara komprehensif dan objektif," ujar Zanzabela dalam keterangan resminya kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Dari video Kapolri yang diunggah kembali oleh akun Instagram nyinyir_update_official mengundang berbagai respons dari warganet.

"Sahabat polisi doang, sahabatan sama rakyat kecil dong," komentar warganet.

"Polisi memang harus berlapang dada menerima kritik dan jika tidak mau dikritik ya jangan berbuat sesuatu yang melanggar aturan," imbuh warganet lain.

"Mending jadi Sahabat Kapolri kayak mba Nana," tambah lainnya.

"Sakit enggak tuh, enggak dianggap sahabat," tulis warganet di kolom komentar.

"Negara ini bebas berpendapat ya pak. Apalagi pendapat atau kritikan itu nyata adanya, dengerin tuh," timpal lainnya.

Namun berbeda dengan Sahabat Polisi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo malah berpandangan berbeda. 

Dia menyebutkan bahwa orang yang paling pedas mengkritik polisi maka mereka lah sahabat Kapolri sesungguhnya.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Listyo Sigit dalam wawancara lamanya di acara Live Rosi Kompas TV yang tayang Desember 2021 lalu.

"Jangan ragu-ragu lagi saya sampaikan bahwa yang berani mengkritik paling pedas untuk polisi itu jadi sahabatnya Kapolri," ujar Listyo Sigit.

"Saya ingin memberi ruang kepada masyarakat, kita benar-benar ingin tahu apa yang dipikirkan masyarakat tentang polisi," tambahnya.

Listyo Sigit menyebutkan dia juga mengajarkan pada anggota polisi bahwa kritik adalah sesuatu hal yang dirasakan masyarakat pada polisi.

"Dan ini juga saya ajarkan pada anggota, dan ini loh yang harus kita perbaiki jangan istilahnya buruk muka cermin dibelah," tambahnya. (***)