Tuk Wujudkan Swasembada Tebu, Kementrian BUMN Ikuti Program Makmur di PG Rajawali II Subang


Sisijabar.com | Subang
- Turut mendukung program pemerintah, untuk mewujudkan swasembada gula PT Pupuk Indonesia (persero), melalui anak usahanya PT. Pupuk Kujang Cikampek terus berupaya memperkuat ekosistem petani tebu di Jawa Barat.

Hal ini tentunya, salah satunya melalui program andalannya saat ini, yang dinamai Program Makmur. Pupuk Kujang Cikampek membuat pupuk NPK khusus tebu untuk memudahkan para petani.

Dengan program tersebut petani tebu ditargetkan bisa meningkatkan keuntungan dan lebih sejahtera.

Ini terbukti, di wilayah Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Program Makmur berhasil meningkatkan produktivitas tebu.

Biasanya rata-rata panen petani sebanyak 70 ton per hektare, dan saat ini, panen raya di Pasirbungur Kecamatan Purwadadi, petani menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73 persen.

Dengan keberhasilan tersebut, Wakil Direktur Utama PT.Pupuk Indonesia, Nugraha Christijanto berharap petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.

“Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula," ujar Nugraha saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD, di Perkebunan PG Rajawali II di desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi Subang, Senin (15/8/2022).

Selanjutnya, dengan peningkatan produktivitas tersebut, Nugroha mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar.

“Hal ini tidak lepas dari peran semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem Makmur. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program Makmur ini sehingga dapat berjalan baik," ungkap Nugroho.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pupuk Kujang Maryadai mengatakan bahwa, NPK Tebu Pupuk Kujang memiliki formula 21-9-15+S+Zn.

“NPK tebu Kujang memiliki kandungan nitrogen (21) fosfor (9) dan kalium (15). Di NPK tersebut, kami juga menambahkan sulfur (S) dan seng (Zn), dan tentunya formula pupuk tebu kami buat berdasarkan hasil riset, hal ini dengan menambahkan sulfur dan seng, tebu bisa tumbuh lebih maksimal, berbatang jangkung hingga rendemen gula menjadi lebih banyak," pungkasnya. (Wan)