Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Pemdes Wantilan Subang Bersama Mahasiswa UGM Jogjakarta Gelar Bazar UMKM


Sisijabar.com | Subang
- Sebanyak 30 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2022 berkolaborasi dengan Pemdes Wantilan Subang, gelar kegiatan Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Halaman Desa Wantilan Cipeundeuy Subang, Minggu (7/8/2022).

Sementara kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan produk UMKM masyarakat Desa Wantilan, yang berjatuk Bazar UMKM Desa Wantilan (BAKWAN) dengan tema "UMKM Bangkit, Ekonomi Masyarakat Tumbuh", sedangkan kegiatan tersebut di laksanakan selama dua hari, di mualai 6-7 Agustus 2022.

Kegiatan bazar ini pun diikuti oleh berbagai pelaku usaha di wilayah Desa Wantilan, dan itu dari diberbagai bidang seperti kerajinan, fashion, kuliner dan lainnya.

Koordinator Mahasiswa Unit UGM, Brilian Ravi, yang di dampingi rekan-rekannya mengatakan bahwa, kegiatan bazar UMKM Desa Wantilan ini tentunya salah satu program Mahasiswa KKN UGM, yang memang setelah 50 hari ke belakang melakukan kegiatan KKN di Desa Wantilan Subang.

“Kegiatan bazar UMKM ini dilaksanakan baru saat ini dan tentunya kedepannya nanti bisa menjadi program berkelanjutan bagi Desa Wantilan, sehingga cita-cita Desa Wantilan bisa tercapai bersama,” ujar Ravi.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan dari Departemen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM, Dr. Muhamad Sulhan mengatakan, alasan mengapa mahasiswa Universitas Gadjah Mada bisa KKN dan berpartisipasi dalam bazar UMKM di Desa Wantilan. Menurutnya, Desa Wantilan ini sangat menarik.

"Pertama konteksnya adalah perkembangan masyarakat yang luar biasa, walau dari begitu banyak desa yang hari ini memang bertransformasi luar biasa menjadi sebuah area baru, dengan banyaknya industri. Tentunya perkembangan masyarakat yang semakin peka dengan media, dan tentu saja bagaimana reaksi dan dukungan dari pemerintah setempat terutama pemerintah desa Wantilan itu memberikan stimulus luar biasa bagi Universitas Gadjah Mada," ungkap Dr. M. Suhlan.

Wantilan menjadi tempat yang sangat unik yang desanya berkembang lebih baik, dan kompleksitas, hal ini tentunya dinamika bagaimana pemerintah desa menyikapinya.

"Support masyarakat, kemudian mengambil gerakan-gerakan postitif atas itu tentu sangat menarik bagi Universitas Gadjah Mada," jelasnya.

Hal ini juga M. Suhlan menambahkan bahwa, Wantilan akan menjadi desa yang berkembang di masa depan, apalagi ada salah satu kawasan Industri terbesar di Subang yang saat ini sedang di bangun tentunya di Desa Wantilan ini.

"Kenapa ko jauh sekali dari Jogja menuju ke ke Jawa Barat? bukan begitu logikanya. Tetapi, di area sini merupakan area yang akan berkembang di masa depan. Wantilan menjadi tempat yang sangat luar biasa bagi seluruh industri dan nantinya perkembangan masyarakat di sini tidak boleh tertinggal," imbuhnya.

Sementara itu, Universitas Gadjah Mada dengan misi kerakyatan, dengan misi membackup masyarakat menjadi lebih maju itu senafas dengan pemerintahan baik di Desa Wantilan khususnya dan Pemerintah Kabupaten Subang umumnya.

"Kita melihat Desa Wantilan menjadi tempat yang sangat unik, sangat cocok untuk dijadikan sebuah desa binaan," jelasnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Wantilan, Komarudin mengatakan acara bazar UMKM ini merupakan kesempatan dan media bagi pelaku usaha khususnya UMKM untuk mempercepat perkembangan ekonomi masyarakat di Desa Wantilan.

"Bazar ini tentunya untuk berbagi media usaha, dan Insya Allah kedepannya akan kita lakukan setiap sebulan sekali, ya boleh di bilang juga sebagai car freeday kalo di kota mah, insya Allah kedepan nya berjalan lancar," pungkas Komarudin.(Wan)