Sisijabar.com | Subang - Tinghkatkan Kerjasama untuk Memupuk semangat masyarakat lebih kuat dan tanggu, Kampung Rawalele RW. 06 Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan Subang, ikuti penilaian kampung Tohaga tingkat Polda Jawa Barat.
Hal tersebut tentunya Wadir Binmas Polda Jawa Barat, AKBP. Mohammad Rois yang secara langsung sebagai Ketua Tim Penilaian Kampung Tohaga tersebut yang juga hadir dalam kegiatan tersebut di dampingi Kapolres Subang, AKBP. Sumarni beserta Jajaran Polres Subang, dan juga Polsek Kalijati Subang.
Sementara Kepala Desa Rawalele, Uju Juanda, mengatakan bahwa, kampung tangguh ini tentunya diharapakan tangguh dari segala bidang, baik ketahanan pangan, keamanan dan lain lainya.
"alhamdulillah, dan juga saya Ucapkan terimakasih kepada Kapolres Subang, yang telah memberikan kepercayaan nya tersebut untuk mengikuti penilaian Kampung Tohaga, dan saat ini kami mewakili Polres Subang," ujar Uju.
Selanjutnya, Kapolres Subang, AKBP. Sumarni dalam hal ini memilih Desa Rawalele m;engikutsertakan penilaian kampung Tohaga tersebut tentunya Desa Rawalele adalah tang terbaik, bahkan saat masa pandemi pun perekonomian berjalan adengan lancar, bahkan penyebaran Covid 19 pun sangat minim.
"Untuk meningkatkan ketahanan masyarakat dari semua tatanan, dengan adanya Kampung Tohaga ini, diharapkan Kampung tangguh tidak ada yang terlibat narkoba, dan tentunya pun saya hanya nitip saja, kepada semua masyarakat diharapkan untuk sadar hukum dan tertib lalulintas," ungkap Kapolres Subang.
Sumarni juga menambahkan bahwa, selama pandemi, pihak nya bersama Tim Nakes dari Puskesmas Rawalele pun sigap dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Desa Rawalele Dawuan Subang.
"Saya juga mengucapkan terimakasih kepda semua pihak atas bejibaku dalam pelaksanaan vaksinasi, bahlan di Kampung Tohaga ini tidak adanya yang terpapar virus covid 19, bahkan mereka pun selalu sigap dalam penanganan penyebaran covid 19 khususnya di Desa Rawalele," tambahnya.
Sementra itu, Wadir Binmas Polda Jabar AKBP. Mohammad Rois yang secara langsung sebagai ketua tim penilai mengatakan bahwa, Kampung Tangguh ini berjalan dengan lancar, sehingga dalam hal ini menjadi daya tarik bagi Desa yang lainnya.
"Penilaian kampung tangguh saat ini adalah mempertahankan dan terpeliharanya kampung tangguh," jelas AKBP. Mohammad Rois.
Hal ini Wadair juga berharap dengan adanya penilaian kampung Tangguh Lodaya ini bisa bermanfaat, dan tentunya dalam segi hal dapat membantu masyarakat juga.
"Sekarang kan pasca Pandemi, saya alihat Desa Rawalele ini memang bagus, bahkan masyarakat nya pun guyub bersama-sama dan bergotong royong apabila ada suatu kegiatan, apalagi walau saat ini covid 19 masih ada, tetapi Tim Nakes dan juga Satgas Covid pun sigap dalam melaksanakan tugas nya, saya sangat mengapresiasi dengan kegiatan hal tersebut, bahkan dua tahun lalu Deda Rawalele menjadi salah satu Kampung Tangguh Lodaya sapapait samamanis," jelas AKBP. Mohammada Rois. (Wan)

.webp)
.webp)