Narasi yang beredar di media sosial menyebutkan asap berasal dari kebocoran gas. Namun pihak kepolisian membantah dan menyebutkan itu hanya alat pemadam api ringan (APAR).
Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan saat dikonfirmasi, menurutnya, itu hanya liquid CO2 itu bahan APAR, bahan yang keluar itu bahan APAR yang biasa diisi untuk tabung APAR.
"Karena bahannya itu berbentuknya dray es, kalau keluar dari tabung seperti es kering, jadi berasap seperti itu," katanya.
Hasoloan mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Saat ini asap sudah menghilang dan arus lalu lintas kembali lancar usai sempat macet parah.
"Asap yang berasal dari bahan APAR itu tidak berbahaya. Asap itu berasal distributor di sekitar lokasi, bukan pabrik," ungkapnya.
Hasoloan mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Saat ini asap sudah menghilang dan arus lalu lintas kembali lancar usai sempat macet parah.
"Asap yang berasal dari bahan APAR itu tidak berbahaya. Asap itu berasal distributor di sekitar lokasi, bukan pabrik," ungkapnya.
Jika video tidak bisa diputar klik disini
Ikuti berita terupdate Sisijabar.com di Google News

