Kapolsek Pagaden Dampingi Kapolres Subang Saat Mengisi Ceramah Kamtibmas di Ponpes Al-Ukhuwah Pagaden


Sisijabar.com | Subang
- Guna mengantisipasi penyimpangan sikap atau bentuk-bentuk kenakalan remaja, Kapolres Subang yang didampingi oleh Kapolsek Pagaden, Sampaikan ceramah Kamtibmas di Pondok Pesantren Al-Ukhuwah Pagaden, Kamis (21/07/22).

Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Sumarni, SIK.SH.MH., yang didampingi oleh Kapolsek Pagaden, Kasat Binmas Polres Subang, Kasat Samapta Polres Subang , Kasat Narkoba Polres Subang, KBO Sat Lantas Polres Subang, beserta Kasi Propam Polres Subang.

Kedatang Kapolres Subang dan rombongan dalam giat tersebut disambut langsung oleh Ketua Yayasan Al-Ukhuwah Pagaden, KH. Ade Sugianto, S.Ip., S.An.

Ketua Yayasan K.H. Ade Sugianto mengucapkan selamat datang kepada Ibu Kapolres bersama rombongan di Ponpes Al-Ukhuwan yang beralamat di Jl. Terusan Kaum Rt 15 Rw 05 Desa/Kecamatan Pagaden Subang.

"Kami siap menerima semua materi dan nasehat yang disampaikan oleh Ibu Kapolres Subang, semoga bisa menjadi Pembelajaran yang berharga untu kami semua, semoga silaturahmi ini akan tetap berlanjut dikemudian hari, dan kami siap mensukseskan program program yang dijalankan oleh Polres Subang," ujar KH. Ade.

Menimpali hal itu, ditempat yang sama Kapolres Subang AKBP. Sumarni, juga mengucapkan terimakasih atas sambutan luar biasanya kepada pihak Polres Subang, di Pesantren Al-Ukhuwan Pagaden ini.

"Kepada para Santri saya mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 masih ada, dan semuanya agar tetap mematuhi protokol kesehatan minimal 5 M yaitu mencuci tangan, memakai masker,menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas (tidak sering perjalanan jauh, serta melaksanakan Vaksinasi 1, 2 dan 3 (Booster)," ungkap AKBP. Sumarni

"Saya perlu sampaikan kenapa Kapolres Subang suka berkeliling ke pondok pesantren di wilkum Kabupaten Subang, karena ingin meyakinkan bahwa seluruh santri santriwati aman dalam belajar menimba ilmu, ingin melindungi, ingin berbagi pengalaman hidup, ingin dan berharap seluruh santri sukses meraih cita citanya, mengedukasi Santri agar tidak ada lagi yang menjadi korban kejahatan seperti pelecehan seksual dan kejahatan lainnya, ingin para santri ikut berkontribusi menjaga kamtibmas serta ingin memberi motivasi agar Santri disini menjadi generasi penerus yang sukses yang akan membawa bangsa Indonesia lebih maju, dan NKRI lebih jaya lagi," imbuh Kapolres Subang.

Selanjutnya, Bunda Sumarni, sapaan akrab Kapolres Subang pun menambahkan bahwa, negara Indonesia merdeka karena pengorbanan dan kerja keras dari para pahlawan terdahulu.

Sehingga tugas kita, lanjut Bunda Sumarni, dalam mempertahankan keutuhan NKRI yaitu dengan menjunjung tinggi pancasila, saling menghargai, saling menghormati, saling toleransi terhadap sesama manusia, tidak saling menghina, dan mencintai keanekaragaman budaya serta bangga dengan karya anak bangsa dengan selalu menggunakan produk dalam negeri.

"Para Santri di Indonesia selain fokus belajar ilmu agama, ilmu pengetahuan dan keterampilan, juga diharapkan bisa lebih dini belajar hidup mandiri," ucapnya.

Di luar sana, kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi sangat pesat, santri harus terlibat di dalamnya, bisa memanfaatkan kemajuan tersebut untuk bekal hidup yang lebih baik dan terhindar dari hal negatif sebagai akses dari kemajuan teknologi.

"Oleh karena itu kalian harus menyaring dan mengantisipasi agar tidak berpengaruh hal-hal yang negatif," katanya.

Ia menjelaskan, jika ada perintah, ajakan dari orang lain di lingkungan masing masing yang tidak sesuai dengan syariat agama, norma hukum dan norma susila agar jangan takut untuk menolak dan melaporkan kepada orang tua, ataupun kepada Polisi.

Sumarni juga  mengatakan, agar santri ikut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran Narkoba, dengan cara tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Harus memberikan informasi jika di lingkungan tempat tinggalnya ada yang mengedarkan narkoba. Bisa menghubungi layanan 110," katanya.

Kepada para Santri juga diminta agar dalam berkendara sepeda motor untuk selalu memakai helm dan tidak menggunakan knalpot Bising.

Selanjutnya acara diteruskan dengan sesi tanya jawab seluruh santri Pondok Pesantren Al-Ukhuwah Pagaden.