Sisijabar.com | Ciamis - Sekda Ciamis H. Tatang menerima kunjungan silaturrahmi para siswa dan mahasiswa yang tergabung dalam Program Gerakan Mengajar Desa GMD Ciamis bertempat di ruang Oproom Sekretariat Daerah, Rabu (23/06/2022).
Program Gerakan Mengajar Desa (GMD) langsung diapresi oleh Pemerintah Daerah Ciamias atas konsistensinya selama tiga tahun ini dalam mencerdaskan masyarakat.
“Atas nama Pemkab Ciamis kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada GMD yang telah mengorbankan dan memberikan pemikiran untuk kemajuan Kabupaten Ciamis,” Sekda.
Menurut Tatang, GMD merupakan salah satu komunitas yang telah nyata dan jelas gerakannya serta bermanfaat bagi masyarakat.
“GMD ini begitu progres kegiatan-kegiatannya, dan jarang dilakukan oleh komunitas manapun,” jelas Tatang.
Sekda Ciamis menuturkan bahwa GMD telah turut membantu Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan masyarakat yang buta hurup maupun tertinggal dari segi membaca maupun menulis.
“Mudah-mudahan kedepan gerakan seperti ini tidak hanya di beberapa desa atau kecamatan saja tapi dapat tersebar di seluruh kecamatan se Kabupaten Ciamis,” harapnya.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan senantiasa mendukung kegiatan GMD meskipun tidak secara maksimal akibat keterbatasan anggaran.
“Kami pemerintah senantiasa mendukung GMD meskipun alakadarnya, karena keterbatasan anggaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua GMD Ciamis Dandi Herdiana mengatakan Gerakan Mengajar Desa saat ini telah memasuki periode ke tiga dengan jumlah tutor 63 orang yang terdiri dari siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.
“Untuk tahun ini kami akan mengunjungi 5 Desa dari 5 Kecamatan, yaitu Desa Sindangangin Kecamatan Lakbok, Desa Sukakerta KecamatanPanumbangan, Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah, Desa Bendasari Kecamatan Sadananya dan terakhir Desa Margaharja Kecamatan Suakadana,” terangnya.
“Atas nama Pemkab Ciamis kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada GMD yang telah mengorbankan dan memberikan pemikiran untuk kemajuan Kabupaten Ciamis,” Sekda.
Menurut Tatang, GMD merupakan salah satu komunitas yang telah nyata dan jelas gerakannya serta bermanfaat bagi masyarakat.
“GMD ini begitu progres kegiatan-kegiatannya, dan jarang dilakukan oleh komunitas manapun,” jelas Tatang.
Sekda Ciamis menuturkan bahwa GMD telah turut membantu Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan masyarakat yang buta hurup maupun tertinggal dari segi membaca maupun menulis.
“Mudah-mudahan kedepan gerakan seperti ini tidak hanya di beberapa desa atau kecamatan saja tapi dapat tersebar di seluruh kecamatan se Kabupaten Ciamis,” harapnya.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan senantiasa mendukung kegiatan GMD meskipun tidak secara maksimal akibat keterbatasan anggaran.
“Kami pemerintah senantiasa mendukung GMD meskipun alakadarnya, karena keterbatasan anggaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua GMD Ciamis Dandi Herdiana mengatakan Gerakan Mengajar Desa saat ini telah memasuki periode ke tiga dengan jumlah tutor 63 orang yang terdiri dari siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.
“Untuk tahun ini kami akan mengunjungi 5 Desa dari 5 Kecamatan, yaitu Desa Sindangangin Kecamatan Lakbok, Desa Sukakerta KecamatanPanumbangan, Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah, Desa Bendasari Kecamatan Sadananya dan terakhir Desa Margaharja Kecamatan Suakadana,” terangnya.
Ikuti berita terupdate Sisijabar.com di Google News

