Wow! Jokowi Geram Sampai Sebut Nama Kapolri Listyo Sigit, Ada Apa?


Sisijabar.com
| Adanya kasus temuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif soal karantina WNA asal Ukraina yang tiba di Bali sudah sampai ke telinga Jokowi.

Presiden Jokowi sampai mengeluarkan pernyataan keras soal karantina Covid-19 bagi pelaku perjalanan luar negeri, bahkan nama Kapolri Listyo Sigit disebut.

Diceritakan dalam unggahan tersebut bahwa WNA Ukraina tersebut di tes Covid-19 saat tiba di Bali untuk tujuan berlibur. Namun hasilnya saat itu negatif.

Setelah menjalani karantina selama beberapa hari yang ditentukan, WNA Ukraina ini kembali dites Covid-19, tapi hasilnya malah positif.

Hingga akhirnya WNA tersebut mengeluh karena harus melakukan karantina lanjutan di hotel dengan biaya yang cukup besar.

"Karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai hal ini," kata Jokowi.

Sementara itu Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pihaknya sudah turun ke kalapangan.

“Intinya Polri akan turun bersama stakeholder terkait dan akan tindak tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan,” ujar Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/2).

Dedi menjelaskan, Polri akan mengoptimalkan pengawasan pintu-pintu masuk tanah air dengan menggunakan aplikasi monitoring karantina presisi yang telah dirilis oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Dedi pun memaparkan, saat ini aplikasi monitoring karantina presisi sudah diunduh oleh 2.297 pengguna.

"Aplikasi tersebut, sudah diterapkan di sejumlah bandara dan pelabuhan," katanya. (***)