Video: Aksi Heroik! 4 Santri Gagalkan 2 Pria Diduga Maling Motor, Ada Yang Loncat Langsung Gebukin


Sisijabar.com | Aksi heroik dilakukan oleh empat orang anak santri yang berhasil menggagalkan diduga aksi pencurian sepeda motor yang berada di sebuah parkiran.

Aksi tersebut terekam oleh CCTV yang berada di tempat tersebut.

Video tersebut menjadi viral setelah diunggah disosial media istagram yang diunggal oleh akun @andreli_48.

Video rekaman CCTV tersebut diunggah akun @andreli_48 pada Selasa (26/1/2022) kemarin

"Salut sama kang santri udah kompak menggalkan aksi maling motor di depan tokonya," tulis @andreli_48 dalam postingannya.

Dalam postingannya diketahui, keempat santri itu dikabarkan berlokasi di Jalan Raya Pasar Nongkojajar, Mesagi, Wonosari, Tutur, Pasuruan, Jawa Timur.

"Tetap safety dan hati-hati saat memarkirkan kendaraan anda," pesan dia.

Dalam video tersebut, awalnya ada dua orang mengenakan pakaian serba hitam di parkiran.
 

Keduanya tampak sedang mengeluarkan sepeda motor dan mulai pergi dari parkiran. Tidak ada gelagat yang mencurigakan.

Akan tetapi tak berselang lama, ada dua orang bocah yang merupakan anak santri berlari ke arah dua orang pria yang hendak pergi membawa motor.

Dua orang santri itu mencoba mencegah pria berpakaian hitam itu untuk pergi membawa motor, sedangkan satu orang pria yang mengenakan pakaian hitam sudah lari terlebih dahulu meninggalkan lokasi.

Lalu ada tambahan lagi dua orang santri lainnya yang ikut mencoba menghentikan laju sang pengendara motor.

Salah satu santri tampak berlari dan melompat ke bagian belakang jok motor lalu memukul pria sang pengendara motor.

Sementara satu orang santi lagi masih menyempatkan diri untuk berteriak meminta tolong sebelum akhirnya membantu rekan-rekannya mengentikan sang pengendara motor.

Diduga keempat santri itu mencoba menghentikan laju pengendara motor karena adanya indikasi pencurian.

Upaya keempat santri itu akhirnya membuahkan hasil, pria yang diduga maling motor langsung kabur meninggalkan lokasi.

Dua orang santri mencoba mengejarnya, sedangkan dua orang santri lainnya tetap menunggu di lokasi sambil menjaga motor yang sempat hendak dirampas. (Red)