Kasus Arteria, Dedi Mulyadi Usul 17 Januari Jadi Hari Kebangkitan Bahasa Sunda

Foto: Tangkapan layar youtube

Sisijabar.com
| Soal pernyataan Arteria yang disampaikan dalam rapat Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung itu mendapat reaksi keras masyarakat suku Sunda, termasuk Dedi Mulyadi.

Diketahui, Arteria Dahlan dalam rapatnya meminta Jaksa Agung untuk memecat Kajati yang berbahasa Sunda, kala itu. 

Hingga akhirnya anggota Komisi III DPR meminta maaf. Menyikapi permohonan maaf itu, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah yang diambil Arteria. 


“Tapi bagi saya bukan pada persoalan permintaan maaf atau tidak minta maaf, karena biasanya di Indonesia dicerminkan dengan eskalasi atau perkembangan protes atau tekanan yang berakibat pada orang akan terkuras reputasinya atau merugikan kelembagaan sehingga itu perlu dilakukan (maaf),” ujar Dedi dalam keterangan persnya, beberapa hari lalu. 

Menurit Dedi, etika menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Hal tersebit berkaca dari pernyataan Arteria yang menyudutkan penggunaan bahasa daerah.

"Ya harapan kita setiap orang memiliki intelektual yang cukup dan adab yang baik,” ucapnya. 

“Kita harus menghilangkan sifat arogansi karena bagaimana pun kita memiliki sifat keterwakilan. Kalau keterwakilan tidak terwakili dalam sikap dan tindakan maka kita menjadi terbang ke langit dan tidak menginjak ke tanah,” lanjut dia.

Soal kasus Arteria, 
Dedi juga menilai, jadikan momentum memperkuat tali persaudaraan suku Sunda. Pernyataan Arteria itu dilontarkan saat Raker dengan Jaksa Agung pada 17 Januari 2022. 

Mantan Bupati Purwakarta itu, mengusulkan setiap tanggal tersebut diperingati hari kebangkitan bahasa Sunda. 


“Hade lah. Jadi pernyataan sahabat saya Bang Arteria Dahlan pada tanggal 17 Januari 2022 di RDP bersama Kejagung menjadi pemicu semangat dan kebersamaan orang Sunda," kata Dedi.

Dedi menambhakan, dengan gerakan ketersinggungan ini menjadi spirit bagi orang Sunda. 

"Spiritnya tanggal 17 Januari 2022 hari kebangkitan bahasa Sunda karena di hari itulah orang Sunda terpacu emosinya untuk marah dan tidak hanya cukup marah tapi mulai sekarang jangan takut ngomong bahasa Sunda. Tanggal 17 Januari 2022 hari kebangkitan bahasa Sunda,” jelasnya. (Red)