| Foto: Kominfo.go.id |
Sisijabar.com | Beredar kabar sebuah artikel berisi informasi yang mengklaim bahwa obat Viagra dapat menyembuhkan Covid-19.
Disebutkan dalam artikel tersebut seorang wanita yang menderita asma dan positif Covid-19 sembuh setelah diberi obat Viagra.
Melansir dari situs kominfo.go.id menyebutkan bahwa informasi obat vagra dapat menyembuhkan Covid-19 ternyata hoaks.
Faktanya, klaim obat Viagra dapat menyembuhkan Covid-19 merupakan informasi yang tidak benar. Para ahli membantah klaim obat Viagra tersebut dapat menyembuhkan Covid-19.
Faktanya, klaim obat Viagra dapat menyembuhkan Covid-19 merupakan informasi yang tidak benar. Para ahli membantah klaim obat Viagra tersebut dapat menyembuhkan Covid-19.
Dilansir dari reuters.com, obat Viagra tidak terbukti secara medis dapat menyembuhkan Covid-19.
Ada banyak faktor penyebab dari obat yang diberikan kepada pasien dalam penyembuhan Covid-19. Selain itu, keterampilan staf medis dan perawat juga menjadi faktor penyembuhannya.
Selain itu melalui apnews.com, para pakar memperingatkan agar obat Viagra tidak diberikan kepada pasien Covid-19 karena belum ada uji klinis dan penelitian lebih lanjut terkait obat Viagra dengan indikasi Covid-19.
Seorang juru bicara Viatris, yang memasarkan Viagra, mengatakan kepada AP bahwa obat tersebut “tidak diindikasikan untuk COVID-19 atau gejala terkait.”
- https://www.kominfo.go.id/content/detail/39582/hoaks-obat-viagra-dapat-menyembuhkan-covid-19/0/laporan_isu_hoaks
- https://www.reuters.com/article/factcheck-covid-viagra/fact-check-viagra-is-not-an-established-cure-for-covid-19-idUSL1N2TT215
- https://apnews.com/article/fact-checking-171860386717
