Diduga Gas Bocor, Rumah Tahfidz Quran Hangus Terbakar Seorang Santri WNA Meninggal di Bekasi

Foto: Istimewa

Sisijabar.com |
Rumah Tahfidz Quran Annur hangus terbakar di Kampung Pedurenan, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi
, Jumat (14/1/2022) dini hari.

Kebakaran terjadi diduga akibat dari kebocoran gas yang berada di dapur rumah tersebut.

Kapolsek Jatiasih, Kompol Abriansyah Harahap mengatakan akibat kebakaran tersebut satu santri meninggal dunia.

"Dugaan sementara dari hasil olah TKP sore ini, kebakaran terjadi karena kebocoran gas. Untuk pastinya masih menunggu hasil Puslabfor," ungkap Abriansyah Harahap saat dikonfirmasi dikutip PMJ News.

Menurut Abriansyah, santri tersebut dikabarkan meninggal dunia merupakan warga negara asing (WNA) asal dari Filipina.

"Didapati adanya korban mеnіnggаl dunіа dengan роѕіѕі tеrlеntаng dеngаn lukа bakar ѕеluruh tubuhnya," sambungnya.

Abriansyah menjelaskan, rumah tersebut diisi 17 santri dan satu pengurus. 

"Saat kejadian satu santri WNA Filipina bernama Abdul Jamil tidak berhasil menyelamatkan diri sehingga menderita luka bakar," katanya.

"Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga angkatnya yang berada di Indonesia. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Mayangsari, Jatiasih, Kota Bekasi," lanjutnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, pihak polisi membawa sejumlah barang bukti antara lain satu tabung gas, satu kompor gas dua tungku, selang regulator, dan abu arang sisa kebakaran. (***)