• Kamis, 21 September 2023

118 Motor Terjaring Riksus Polres Purwakarta, Pengendara Diberi Sanksi E-TLE

- Minggu, 12 Februari 2023 | 19:28 WIB
118 motor terjaring Riksus Polres Purwakarta dalam perasi Keselamatan Lodaya 2023 (Dok. Polres Purwakarta)
118 motor terjaring Riksus Polres Purwakarta dalam perasi Keselamatan Lodaya 2023 (Dok. Polres Purwakarta)

Sisijabar.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta menggelar Pemeriksaan Khusus (Riksus) dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2023 yang digelar pada Sabtu, 11 Februari 2023, petang hingga Minggu, 12 Februari 2023 dini hari.

Dalam keegiatan riksus dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2023 ini terdapat ratusan sepeda motor terjaring rikus yang dilakukan saat Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain dalam keterangannya, pada Minggu, 12 Februari 2023 dini hari.

Baca Juga: Breaking News: Kediaman Warga Di Cipanas Cianjur Ludes Terbakar

Menurutnya, Operasi Keselamatan Lodaya 2023 guna menindaklanjuti keluhan masyarakat soal knalpot racing atau brong serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Riksus ini dilaksanakan atas banyaknya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya suara bising dari knalpot brong," ucap pria yang akrab disapa Edwar itu.

Edwar mengatakan, knalpot brong ini selain melanggar aturan lalu lintas juga dinilai dapat mengganggu kenyamanan, serta sangat rentan menjadi salah satu faktor penyebab gesekan baik antar pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga: Warga Purwakarta Wajib Tahu! Ini Nomor Penting yang Sewaktu-waktu Kamu Butuhkan

"Ada sebanyak 118 motor dari 14 Polsek jajaran Polres Purwakarta dengan knalpot bronk yang terjaring dalam riksus Operasi Keselamatan Lodaya 2023 dan 5 motor disita petugs lantaran tidak memiliki surat lengkap," ucapnya.

Kapolres menjelaskan, pengendara yang terjaring riksus knalpot bising ini, selanjutnya kendaraannya akan langsung diamankan untuk proses lebih lanjut.

"Pengendara yang menggunakan knalpot bising atau brong, diberi sanksi dengan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) mobile atau Tilang Elektronik berbasis ponsel serta langsung diminta diganti knalpot standar. Sedangkan yang tidak di lengkapi surat di berikan Surat Tanda Penerima (STP) dari Reskrim," jelas Edwar.

Baca Juga: Jalin Sinergitas, Polsek Bungursari Purwakarta Kunjungi Koramil 1907/Bgs

Orang nomor satu di Polres Purwakarta itu menegaskan kegiatan tersebut akan dilakukan Polres Purwakarta serta Polsek jajara secara rutin, dengan tujuan tidak ada lagi pengendara roda dua yang menggunakan knalpot brong demi kenyamanan masyarakat.

"Kami akan lakukan kegiatan ini secara terus menerus sampai kita anggap cukup dan tidak ada lagi pengendara yang menggunakan knalpot bising di Kabupaten Purwakarta,” ungkap Pria yang terkenal dengan keramahannya itu.

Halaman:

Editor: Ipin Tajul Aripin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Makna Logo Kampung Bebas Narkoba di Desa Ciater

Sabtu, 16 September 2023 | 01:48 WIB

Pemda Cianjur nunggak pembayaran gaji RT RW dua bulan

Kamis, 14 September 2023 | 15:00 WIB
X