![]() |
| Bjorka menghapus semua chat yang ada di grup Telegramnya (Foto: Ist) |
Sisijabar.com | Hacker atau peretas bernama Bjorka menghapus semua chat yang ada di grup Telegramnya. Lantas apakah langkah ini untuk menghapus jejak digital?
Berdasarkan pantauan Sisijabar.com pada Kamis (15/9/22) informasi yang beredar, grup Telegram Bjorkanism tampaknya menghapus semua chat yang ada.
"History was cleared (riwayat dibersihkan)," tertulis dalam keterangan di grup Telegram Bjorka.
Untuk motif Bjorka belum dikethui membersihkan semua chat yang ada di grup tersebut. Pada Rabu (14/9), Bjorka tidak melakukan aktivitas apa pun di grup Telegram tersebut. Biasanya, dia cukup aktif untuk melakukan aktivitas peretasan.
Namun sebelum menghapus grupnya, Bjorka sempat mencari penerjemah yang bisa berbicara tiga bahasa, yakni Polandia, Inggris, dan Indonesia.
Selain grup Telegram, Bjorka pernah memiliki channel Telegram dan akun Twitter untuk memberikan informasi soal peretasan yang dilakukan dan berinteraksi dengan para "pengikutnya".
Baca juga: Layaknya Gado-gado, Motif Hacker Bjorka dari Politik hingga Jual Beli
Bahkan informasi yang sudah berdar channel Telegram dan akun Twitter Bjorka berkali-kali tumbang karena ditangguhkan oleh penyedia layanan. Total tiga akun dengan nama @bjorkanism, @bjorxanism dan @bjorkanesian ditangguhkan oleh Twitter berturut-turut sejak Minggu (11/9) hingga Selasa (13/9).
Dalam aksinya itu, dua channel Telegram ,ilikBjorka sudah terkena take down pada Senin (12/9) dan Selasa (13/9). Bahkan, baru-baru ini beredar kabar yang menuding peretas Bjorka diduga seorang remaja asal cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah.
Lantaran kabar tersebut dilontarkan oleh akun Instagram @volt_anonym. Dasarnya, yang pertama, kesamaan data yang diunggah di forum gelap antara user Bjorka dengan inisial msff.
Bahkan informasi yang sudah berdar channel Telegram dan akun Twitter Bjorka berkali-kali tumbang karena ditangguhkan oleh penyedia layanan. Total tiga akun dengan nama @bjorkanism, @bjorxanism dan @bjorkanesian ditangguhkan oleh Twitter berturut-turut sejak Minggu (11/9) hingga Selasa (13/9).
Dalam aksinya itu, dua channel Telegram ,ilikBjorka sudah terkena take down pada Senin (12/9) dan Selasa (13/9). Bahkan, baru-baru ini beredar kabar yang menuding peretas Bjorka diduga seorang remaja asal cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah.
Lantaran kabar tersebut dilontarkan oleh akun Instagram @volt_anonym. Dasarnya, yang pertama, kesamaan data yang diunggah di forum gelap antara user Bjorka dengan inisial msff.
Baca juga: Kasus Dugaan Suap di Ditjen Pajak Kemenkeu, KPK Siap Usut Tuntas
Lalu yang kedua, data traffic 'kelompok' Bjorka. Menurutnya, dalam unggahan lain, "Secara tidak langsung Bjorka tidak sendiri". Ia pun bertekad akan "potong dari ekornya".
Selanjutnya yang ketiga, kesamaan email yang digunakan di platform jual beli data dan Instagram.
Meskipun seperti itu, Said mengaku dirinya bukan sosok yang ada di balik nama peretas Bjorka. Pasalnya, dia sendiri tidak memiliki kemampuan atau skill meretas.
Lalu yang kedua, data traffic 'kelompok' Bjorka. Menurutnya, dalam unggahan lain, "Secara tidak langsung Bjorka tidak sendiri". Ia pun bertekad akan "potong dari ekornya".
Selanjutnya yang ketiga, kesamaan email yang digunakan di platform jual beli data dan Instagram.
Meskipun seperti itu, Said mengaku dirinya bukan sosok yang ada di balik nama peretas Bjorka. Pasalnya, dia sendiri tidak memiliki kemampuan atau skill meretas.
Baca juga: Heboh Pembebasan Bersyarat Napi Eks Tipikor, Simak! Ini Aturan Hukumnya
"Saya bukan Bjorka, bukan hacker. Sekarang ini masih kejar paket C, baru 2 bulan. Ngedit video buat asah keahlian," kata Said di Cirebon, Rabu (14/9).
"Saya bukan Bjorka, bukan hacker. Sekarang ini masih kejar paket C, baru 2 bulan. Ngedit video buat asah keahlian," kata Said di Cirebon, Rabu (14/9).
"Saya tidak punya kemampuan buat nge-hack seperti apa yang dituduhkan sekarang," tambahnya.
Akun yang menuding Said sebagai Bjorka kini sudah menghilang. Awalnya,akun tersebut menuding hacker Bjorka punya nama asli Muhammad Said Fikriansyah. Alasan pertama adalah kesamaan data yang diunggah di forum gelap antara user Bjorka dengan inisial msff.
Baca juga: Nikita Mirzani Dilaporkan Lagi Gegara Postingannya di Medsos
Akun Instagram yang menggunakan foto profil Guy Fawkes dari film V for Vendetta gaya komunitas hacker Anonymous itu pun mengunggah tangkapan layar yang menampilkan unggahan msff berjudul 'WE ARE BIG DATE INDONESIA 133 //KOMINFO' pada 10 September.
Dari pantauan Sisijabar.com pada Kamis (15/9), akun tersebut bahkan sudah menghilang dari Instagram. (***)
Editor: David)

