Sisijabar.com | Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sudah mencatat ada kenaikan tajam jumlah kabupaten/kota yang masuk kategori zona resiko tinggi alias zona merah menjadi 96 daerah.
Sisijabar.com melansir dari situs resmi Satgas Covid-19 per 7 Juli 2021, zona merah berjumlah 96 kabupaten/kota (18,68 persen), pekan sebelumnya 60 kabupaten/kota.
Saat ini zona merah didominasi oleh daerah di Pulau Jawa-Bali, antara lain:
- Jawa Timur: Bondowoso, Sampang, Pamekasan, Kota Probolinggo, Ponorogo, Banyuwangi, Magetan, Ngawi, Kota Kediri, Kota Malang, Lumajang, Lamongan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Batu, Situbondo, Nganjuk, Malang, Sidoarjo.
- Jawa Tengah: Banjarnegara, Karanganyar, Kudus, Batang, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kebumen, Sukoharjo, Tegal, Pati, Kendal, Pekalongan, Brebes, Purworejo, Sragen, Semarang, Klaten, Kota Salatiga
- Jawa Barat: Bandung, Kota Depok, Garut, Bandung Barat, Kota Cirebon, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Karawang, Kota Sukabumi, Kota Cmahi
- DKI Jakarta: Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur
- DIY: Sleman, Kota Yogakarta, Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul
- Banten: Kota Tangerang, Lebak, Tangerang
- Bali: Badung
- Sumatera Selatan: Lahat, Musi Banyuasin, Kota Palembang
- Sumatera Barat: Padang Pariaman, Kota Bukittinggi
- Sulawesi Tenggara: Kota Kendari, Konawe
- Papua Barat: Fakfak
- Maluku Utara: Kota Ternate
- Maluku: Kota Ambon
- Lampung: Pringsewu, Lampung Utara, Kota Bandar Lampung
- Kepulauan Riau: Kota Batam, Bintan, Kota Tanjungpinang
- Kalimantan Timur: Kota Bontang, Kota Samarinda, Kota Balikpapan
- Kalimantan Tengah: Kotawaringin Timur, Kota Palangkaraya
- Kalimantan Barat: Kota Singkawang, Kota Pontianak
- Jambi: Batanghari
- Bengkulu: Kota Bengkulu
- Aceh: Aceh Tengah, Kota Banda Aceh
Lalu, zona resiko rendah atau kuning naik menjadi 109 kabupaten/kota, dan zona hijau atau zona hijau tidak ada kasus 15 kabupaten/kota, serta tidak terdampak 1 kabupaten/kota.
Saat ini pemerintah telah menerapkan PPKM Darurat di zona merah dan zona oranye Jawa-Bali mulai 2-20 Juli 2021.
Mobiltas perkantoran, belajar mengajar, sektor esensial, makan dan minum di tempat umum, pusat perbelanjaan atau mal, konstruksi, ibadah, area publik, seni budaya, hingga transportasi umum dibatasi semakin ketat. (Red)

